Profesi sebagai seorang atlet eSports saat ini menjadi salah satu profesi yang sangat menjanjikan. Seperti yang diketahui perkembangan teknologi telah membuat industri eSport semakin berkembang dari waktu ke waktu. Kegiatan yang pada awalnya dijadikan sebagai hiburan baru, telah berkembang menjadi sebuah olah raga yang dapat mendatangkan pundi-pundi rupiah bagi banyak orang.

Atlet eSports cenderung menghabiskan banyak waktu di depan komputer, biasanya berkisar antara 12 sampai 14 jam. Kondisi ini akan dapat mengganggu kesehatan apabila tidak diimbangi dengan pola hidup sehat setiap hari. Pada artikel kali ini akan dibahas mengenai risiko kesehatan yang sering muncul dan tips kesehatan yang dapat dilakukan untuk mengatasinya.

Risiko Kesehatan yang Dapat Dialami Atlet eSports

Risiko Kesehatan yang Dapat Dialami Atlet eSports

Ada beberapa risiko kesehatan yang bisa dialami oleh Atlet eSports. Berikut adalah penjelasan gangguan kesehatan yang bisa terjadi, mulai dari nyeri pada mata, obesitas, sakit area leher dan nintendonitis:

  1. Nyeri pada Mata

Mata merupakan anggota tubuh yang paling rentan mengalami gangguan selama beraktivitas menggunakan komputer dalam waktu yang cukup lama. Keluhan yang sering muncul adalah mata terasa perih, berair bahkan mata menjadi terasa kabur. Kondisi mata ini perlu diperhatikan secara khusus, karena apabila tidak diobati maka akan mengganggu penglihatan nantinya. 

Salah satu hal yang disarankan untuk mengurangi ataupun mengobatinya adalah dengan menggunakan kacamata anti radiasi. Kacamata ini akan membantu mengurangi paparan radiasi agar tidak langsung mengenai mata Anda. Hal ini akan membuat nyeri pada mata menjadi berkurang. Cara lainnya adalah dengan mengatur posisi layar agar tidak mengganggu.

  1. Sakit pada Area Leher

Duduk dalam waktu yang cukup lama akan membuat leher Anda menjadi kaku. Hal ini disebabkan oleh kurang lancarnya aliran darah pada seluruh tubuh. Biasanya keluhan ini muncul setelah beraktivitas ataupun ketika bangun di pagi hari. Apabila atlet eSports merasakan kondisi ini, maka ini menjadi tanda untuk mulai mempraktikkan berbagai pola hidup sehat agar menjadi lebih bugar

  1. Obesitas

Obesitas merupakan kondisi saat tubuh memiliki kelebihan berat badan. Anda dapat mencari perhitungan berat badan ideal yang bisa dicari secara online. Kelebihan berat badan ini dapat muncul ketika sang atlet mengonsumsi makanan ataupun snack yang tidak sehat dalam waktu yang lama. Duduk dalam waktu yang cukup lama dan tidak berolahraga juga dapat meningkatkan risiko obesitas.

Berbagai studi menunjukkan bahwa seseorang yang mengalami obesitas juga akan memiliki risiko mengalami penyakit kardiovaskular dan diabetes. Meskipun saat ini atlet esports lebih di dominasi oleh kaum muda, namun tidak menutup kemungkinan untuk terkena penyakit kardiovaskular dan diabetes. Oleh sebab itu sangat perlu untuk melakukan pencegahan obesitas selagi masih muda.

  1. Nintendonitis

Kondisi ini merupakan keadaan rasa nyeri yang dirasakan pada bagian jempol, tangan atau pergelangan tangan akibat menggunakan beberapa perangkat Nintendo. Ketika ada yang merasakan gejala ini, maka diharapkan berkonsultasi pada dokter agar dilakukan penanganan lebih lanjut. Hal ini akan membuat kondisi badan menjadi lebih cepat pulih.

Tips Kesehatan Terbaik yang Sangat Cocok untuk Atlet eSports

Berikut adalah beberapa cara mudah yang dapat dilakukan untuk menerapkan hidup sehat, khususnya bagi atlet olahraga yang satu ini. Mulai dari mengistirahatkan mata, mengatur pola makan, mengatur cahaya monitor, melakukan aktifitas fisik secara teratur dan menjaga hubungan sosial.

  1. Memberikan Waktu Mata untuk Bisa Beristirahat

Tidur menjadi salah satu kebutuhan tubuh yang sangat penting. Dengan tidur, Anda dapat mengistirahatkan pikiran dan badan setelah beraktivitas seharian. Kegiatan ini juga akan bermanfaat untuk mengurangi stres berlebih yang muncul akibat pekerjaan. Dengan mengatur waktu tidur yang cukup akan membuat Anda lebih mudah bangun pagi dan bersemangat untuk menjalani rutinitas.

Terlebih lagi bagi seorang atlet eSports yang memiliki waktu latihan yang ada, tidur menjadi salah satu obat mujarab untuk memberikan istirahat. Cara lainnya adalah dengan memberi waktu istirahat sejenak saat melakukan kegiatan menggunakan komputer. Contohnya dengan beristirahat selama 5 menit setiap jam agar mata tidak menjadi perih saat menatap layar, atau ketika mata sudah terasa lelah.

  1. Mengatur Pola Makan

Pola makan yang sehat sangat membantu agar tubuh mendapatkan nutrisi yang tepat untuk melaksanakan aktivitas. Porsi makanan yang bergizi adalah yang memenuhi berbagai kandungan seperti karbohidrat, protein, lemak serta zat gizi lainnya. Sayuran dan buah yang cukup juga menjadi kunci dari asupan yang sehat. Minum air yang cukup sebanyak minimal 2 liter sehari juga agar tubuh menjadi fit.

Tubuh Anda ibarat mesin kendaraan yang membutuhkan bahan bakar ketika melakukan kegiatan, inilah yang merupakan fungsi makanan yang dikonsumsi sebagai sumber tenaga. Waktu makan snack saat melakukan eSport dapat diganti dengan yang lebih sehat seperti kacang almond dan buah yang kaya nutrisi. Hal ini juga akan membantu Anda untuk mengontrol berat badan.

  1. Mengatur Kondisi Monitor dengan Tepat

Pengaturan kondisi monitor disarankan agar tidak menimbulkan gangguan kesehatan. Jarak antara mata dengan layar sebaiknya sekitar 70 cm, apabila lebih dekat akan mengganggu kondisi mata. Cara lainnya adalah dengan mengatur kecerahan layar agar disesuaikan dengan kondisi cahaya yang ada di ruangan. Pengaturan kemiringan layar juga dapat diatur menajdi sekitar 155 derajat untuk kenyamanan.

Mengatur posisi layar monitor dengan tepat akan berdampak positif pada berkurangnya nyeri yang dirasakan pada punggung. Hal ini disebabkan dengan memberi jarak yang tepat antara mata dengan layar, maka postur tubuh saat duduk menjadi tegap. Punggung menjadi lebih rileks dan Anda menjadi tidak mudah lelah dengan posisi seperti ini.

  1. Melakukan Olahraga Fisik Secara Teratur

Olahraga merupakan salah satu tips untuk mencapai hidup sehat, khususnya bagi atlet eSports yang lebih banyak menghabiskan waktu dalam keadaan duduk. Aktifitas fisik dapat membantu melancarkan peredaran darah dan dapat meningkatkan sistem imun tubuh. Manfaat lainnya adalah membantu mengurangi kecemasan yang bisa dirasakan sebelum turnamen akan berlangsung.

Seperti yang diketahui, ketika melakukan aktivitas fisik, tubuh akan memproduksi hormon endorfin yang berfungsi sebagai agen yang dapat meningkatkan kebahagiaan. Tubuh menjadi lebih sehat dan Anda menjadi lebih bersemangat dalam melakukan eSport. Ada beberapa jenis olah raga yang dapat dilakukan seperti Gym, bersepeda, futsal,  mendaki gunung, yoga, jogging ataupun berenang.

  1. Menjaga Hubungan Sosial

Seperti yang diketahui atlet eSports setiap hari lebih banyak menghabiskan waktu untuk berlatih ataupun melakukan turnamen yang menggunakan komputer ataupun gadget. Melakukan sosialisasi dengan kerabat ataupun lingkaran pertemanan akan membantu mengurangi stres yang dirasakan dan dapat meningkatkan semangat dalam menjalani hidup.

Menjaga hubungan sosial juga dapat membantu mengurangi kelelahan fisik ataupun pikiran. Jadi tidak ada salahnya Anda untuk memberikan waktu pada akhir pekan untuk nongkrong dan bertemu dengan teman dekat. Membangun pertemanan yang luas juga akan membantu menambah relasi Anda, baik dengan yang memiliki hobi yang sama maupun yang berbeda.