Dunia game online memang sudah berubah dalam beberapa tahun terakhir ini. Pada awalnya, munculnya game adalah untuk melepaskan rasa bosan saja. Sebut saja game yang paling awal muncul bernama Tetris sebagai salah satu hiburan anak muda. Namun seiring berkembangnya waktu, banyak permainan baru muncul dengan konsep berbeda.

Hal tersebut membuat dunia tersebut memiliki kesempatan baru sebagai wadah untuk mendatangkan penghasilan. Menjadi seorang pemain game profesional saat ini adalah impian banyak orang. Selain untuk menyalurkan hobi, namun juga sebagai pekerjaan yang menguntungkan. Bayangkan saja bahwa dalam sekali turnamen, pemenang bisa mendapatkan milyaran rupiah.

Hal tersebut membuat banyak orang membentuk sebuah tim sendiri untuk memaksimalkan keuntungan. Hasilnya, ada banyak sekali tim esports yang sudah memiliki kekayaan berlimpah hanya dari permainan. Bukan hanya permainan mobile, namun juga permainan PC. setiap tim biasanya memiliki beberapa divisi permainan sendiri.

Dari beberapa daftar teratas, dominasi tim luar cukup kuat. Sayangnya, belum ada tim esports dari Indonesia yang mampu masuk dalam daftar 10 teratas. Hal tersebut karena di Indonesia cukup terlambat untuk membangun sebuah tim esports. Lalu tim mana saja yang memiliki kekayaan terbesar di dunia?

Tim Esport SoloMid

Tim Esport SoloMid

Jika berbicara tentang tim esports mana yang paling kaya, jawabannya adalah SoloMid. SoloMid sudah berdiri sejak 2009 lalu dan masih sangat eksis hingga sekarang. Bahkan selama tahun 2020 kekayaan SoloMid telah meningkat lebih dari 50%. Hal tersebut menjadi tim paling atas dengan kekayaan paling tinggi.

Forbes telah membuat daftar tim esports mana saja yang memiliki kekayaan berlimpah. SoloMid tercatat memiliki total kekayaan sebesar 410 juta dollar AS atau Rp 5,7 triliun. Angka yang cukup besar untuk sebuah tim. Apalagi dengan banyak persaingan dari berbagai tim lokal dan dunia.

Team SoloMid mendapatkan kekayaan tersebut dari beberapa divisi game PC yang saat ini populer di dunia. Beberapa divisi dari Team SoloMid adalah League of Legends, Apex legend, PUBG Mobile, hingga Fortnite. Setiap divisi memiliki prestasi cukup baik dalam berbagai turnamen yang pernah dijalaninya.

Bahkan, divisi League of Legends dari Team SoloMid telah meraih prestasi cukup besar. Dalam 10 kali split League of Legends Championship Series (LCS), divisi ini mampu memenangi 6 diantaranya. Sebuah pencapaian yang mungkin tidak akan bisa diikuti oleh divisi manapun di seluruh dunia.

Selain dari kemenangan di berbagai turnamen, Team SoloMid juga mendapatkan banyak dana dari investor. Banyak pengusaha mulai tertarik dengan perkembangan dunia game sehingga mulai memberikan dana bagi beberapa kalangan. Apalagi saat ini fenomena permainan mobile dan PC terus meningkat seiring dengan kecanggihan teknologi.

Tim Esport Cloud9

Tim Esport Cloud9

Amerika Serikat memang tidak pernah kehabisan tim esports terkenal, terutama dengan kekayaan berlimpah. Pada tahun 2020, posisi kedua dari daftar tim paling kaya di dunia adalah Cloud9. Kenaikan kekayaan tercatat selama 2020 telah mencapai lebih dari 50% yang membuatnya cukup bersaing dengan berbagai grup lain.

Dari daftar Forbes, Cloud9 memiliki kekayaan hingga 350 juta dollar AS atau setara dengan Rp 4,9 triliun. Jumlah tersebut memang sangat tinggi jika dibandingkan dari tahun-tahun sebelumnya. Apalagi saat ini ada banyak pesaing baru yang muncul, bukan hanya dari Amerika Serikat saja, melainkan negara lain.

Cloud9 memiliki beberapa divisi dalam game PC maupun mobile. Namun cloud9 lebih dikenal dengan divisi CS GO yang hampir selalu mendapatkan kemenangan pada setiap turnamen. Divisi CS GO Cloud9 memang memiliki pencapaian tinggi pada berbagai turnamen. Bahkan untuk game tersebut, hampir tidak ada pesaingnya.

Dari satu divisi saja Cloud9 mampu menambah jumlah kekayaan dalam jumlah besar. Meskipun tidak bisa menyusul kekayaan Team SoloMid, namun perlu di apresiasi. Terlebih lagi Cloud9 selalu mengeluarkan banyak uang setiap bulan demi operasional. Bahkan untuk gaji para roaster, Cloud9 mampu mengeluarkan Rp 2 miliyar.

Cloud9 memang terkenal dengan divisi CS GO yang hampir selalu memasuki babak final pada setiap turnamen. Karena itu, ketika ada turnamen CS GO, Cloud9 selalu menjadi bahan pembicaraan dan menjadi unggulan. Hal tersebut karena Cloud9 memiliki banyak roaster tangguh dari berbagai negara untuk CS GO.

Team Liquid

Team Liquid

Team Liquid memang tidak bisa dilupakan sebagai salah satu kelompok besar dalam pertandingan esports. Tidak heran jika Team Liquid selalu masuk dalam daftar paling kaya dunia hingga sekarang. Menurut Forbes, Team Liquid memiliki kekayaan mencapai 310 juta dollar AS atau setara dengan Rp 4,38 triliun.

Pada tahun 2019 lalu sebenarnya Team Liquid menempati posisi pertama sebagai tim esports paling kaya. Namun karena persaingan cukup ketat, akhirnya pada tahun 2020 harus turun peringkat. Sebelumnya, pada era tahun 2017-2019 Team Liquid hampir mendominasi di berbagai divisi game baik PC maupun mobile.

Tahun 2019 lalu Team Liquid memang harus mengakui kekalahan dari OG pada The Internasional yang diselenggarakan oleh Valve. The Internasional sendiri merupakan turnamen esports paling besar saat ini. Tidak salah hadiah yang diberikan sangat besar sehingga mampu memberi pengaruh pada kekayaan setiap pemenangnya.

Namun sayangnya, Team Liquid tidak mampu memenangi pertandingan dan harus kalah di final The Internasional. Karena itu kesempatan menambah kekayaan sebesar 15 juta dollar AS juga lenyap. Meski begitu, saat ini Team Liquid mulai bangkit dengan membangun divisi game kuat dengan roaster berkelas.

Seperti yang diketahui bahwa Team Liquid cukup terkenal dengan dua divisinya, yaitu CS GO dan Dota 2. Bahkan divisi CS GO juga sudah memenangi Intel Grand Slam pada beberapa tahun lalu. Secara total, kekayaan Team Liquid didapatkan dari lebih 1600 kemenangan di semua divisi turnamen.

Tim Esport FaZe Clan

Tim Esport FaZe Clan

Forbes menempatkan faZe Clan pada posisi keempat sebagai tim esports paling kaya di dunia pada 2020. Total kekayaan FaZe Clan dari semua pendapatan adalah sekitar 305 juta dollar AS atau Rp 4,3 miliyar. Jumlah kekayaan FaZe Clan meningkat seiring dengan tren naiknya dunia game.

FaZe Clan telah dikenal dengan transfer kontroversial karena merekrut anak-anak dibawah umur sebagai roaster. Dulu ada kontroversi terhadap transfer Tfue pada divisi Fortnite karena Tfue masuh anak-anak. Namun beberapa waktu lalu FaZe Clan mengumumkan berita cukup mengejutkan dengan merekrut TonyK untuk melengkapi roaster PUBG mobile.

FaZe Clan memang dikenal dengan roaster handal, meskipun beberapa diantaranya masih dibawah umur. Namun, justru karena hal tersebut yang membuat FaZe menjadi pesaing berat pada beberapa divisi game dunia. Bahkan dalam beberapa turnamen, FaZe Clan menjadi penguasa dengan berbagai pencapaian dan kemenangan memukau.

Dari daftar yang sudah dikeluarkan oleh Forbes, tidak ada satupun tim dari Indonesia. Pasar di Indonesia masih belum mendukung kesempatan seperti ini. Padahal sudah terlihat jelas bahwa hanya dari sebuah permainan saja bisa mendatangkan cuan. Sudah saatnya tim esports Indonesia mulai berbenah meningkatkan kualitas.