Perkembangan Esports di Indonesia memang sudah berada pada tahap menjanjikan. Sudah banyak player yang merasakan manisnya bermain game online. Mendapatkan beragam keuntungan, baik dari menjadi seorang streamer atau bergabung dalam sebuah tim. Terlebih lagi menjadi seorang pro player adalah impian semua gamer tanah air.

Salah satu tim esports yang memiliki perjalanan cukup mengesankan adalah RRQ Hoshi. Tim ini sudah beberapa kali memenangkan turnamen besar dan mendapatkan banyak hadiah. Selain itu, tim ini juga menjadi rumah dari banyak player hebat Indonesia. Banyak pemain papan atas Indonesia bermain untuk tim ini.

RRQ Hoshi sendiri merupakan tim esports yang bermain untuk game Mobile Legends. Sebuah game dimainkan secara online yang sangat populer di negara Indonesia. Bahkan jika dilihat dari antusiasmenya, Mobile Legends mungkin merupakan yang paling populer di Indonesia. Mengalahkan beberapa game online lain seperti Free Fire maupun PUBG Mobile.

Jika dilihat lagi, perjalanan tim ini cukup menarik. Ada banyak kisah dan pencapaian selama berkarir dalam dunia game online. Bagaimana sebuah squad kemudian dianggap sebagai raja dari Mobile Legends Indonesia. Selain itu, beberapa fakta dari RRQ Hoshi juga cukup menarik untuk diketahui.

Berawal dari Squad Kecil

Tidak banyak orang yang tahu bagaimana awal dari RRQ Hoshi berdiri. Faktanya, pada awalnya squad yang berisi Ihsan ‘Lemon’ tersebut berasal dari sebuah squad kecil. Pada awalnya Steven ‘Marsha’ Kurniawan dan Calvien ‘Instinct’ Liem membentuk sebuah squad. Mereka berdua mengikuti beberapa turnamen dan memenangkannya.

Kemudian Marsha membentuk squad lain bernama Oxygen dan mengajak Dicky ‘Tuturu’. Setelah beberapa waktu, Marsha juga mengajak Ikhsan ‘Lemon’ untuk ikut bergabung bersama squad Oxygen. Anggota awal squad ini kemudian menjadi para pemain terkenal dalam pro scene Mobile Legend dalam beberapa season.

Beberapa pemain yang kemudian namanya terkenal sebagai pro player juga hadir untuk melengkapi squad Oxygen. Hadirnya Jordy ‘Banshee’ Dave dan Barier JR ikut melengkapi squad Mobile Legends Oxygen demi mengikuti beberapa turnamen lain. Tidak disangka bahwa komposisi pemain seperti ini mampu membawa banyak kemenangan.

Penampilan menarik Oxygen ternyata mampu membuat RRQ meliriknya dan mengakuisisinya. RRQ sendiri merupakan sebuah tim dengan memiliki beberapa divisi game online. Sedangkan Oxygen kemudian berganti nama menjadi O2 sebagai bagian divisi dari tim RRQ. Perjalanan panjang sebelum menjadi salah satu raja Mobile Legends Indonesia.

Sering Berganti Roaster

Setelah resmi berganti nama menjadi O2, squad ini mulai mengikuti turnamen resmi yang diselenggarakan. Namun dalam perjalanannya, banyak pemain yang datang dan pergi karena beberapa alasan. Hal ini memang sangat umum terjadi dalam industri dunia game, terutama untuk mendapatkan kesempatan menang lebih besar.

Marsha yang merupakan pendiri Oxygen kemudian pindah ke Evos Esports setelah kalah pada MPL Indonesia Season 1. Selain itu ada juga beberapa pemain penting lain yang juga pergi karena alasan pribadi. Sebut saja Banshee yang memutuskan berhenti dari O2 karena ingin fokus kuliah.

Meskipun beberapa pemain penting keluar, namun ada beberapa pemain baru yang datang. Misalnya Wiliam ‘Liam’ Setiawan yang bergabung bersama O2 berkat rekomendasi dari Lemon. Liam mengisi posisi pemain yang sebelumnya telah ditinggalkan oleh Marsha dan Banshee. Meskipun komposisi pemain masih belum lengkap.

Akhirnya Lemon juga mengajak Try ‘ayamjago’ Widyanto untuk bergabung bersama RRQ O2. Pada saat itu sebenarnya ayamjago masih bergabung bersama Geek Fam Indonesia. Namun berkat beberapa kesempatan, ayamjago ikut bergabung. Hadirnya ayamjago melengkapi posisi yang masih kosong meskipun masih kekurangan pemain lagi.

Akhirnya, Jamess diajak bergabung menjelang turnamen MPL Indonesia Season 3. Hadirnya Jamess melengkapi setiap posisi yang masih kosong dalam tim. Lengkapnya jajaran pemain RRQ O2 ikut melengkapi daftar tim esports Mobile Legends Indonesia. Persaingan ketat antar tim bersama dengan para player menjadi pertunjukan cukup menarik.

Berganti Nama Squad

Pada tahun 2019 lalu, O2 berganti nama menjadi PSG.RRQ karena memiliki kerja sama dengan Paris Saint Germain. Nama ini sendiri dipakai dalam mengikuti berbagai turnamen baik nasional maupun internasional. Beberapa turnamen yang diikuti dengan nama tersebut adalah MPL ID Season 3 hingga Piala Presiden.

Namun, belum lama memakai nama PSG.RRQ, squad ini kembali berganti nama menjadi RRQ Hoshi. Nama tersebut yang kemudian dikenal saat ini sebagai salah satu raja dari Mobile Legends. Memiliki pemain-pemain hebat dari setiap role dan sudah mendapatkan beberapa gelar juara dalam berbagai turnamen.

Nama tersebut dipakai sejak MPL ID 4 dengan beberapa pembaruan dalam tim. Perombakan pemain dilakukan untuk memperkuat squad tersebut dengan merekrut beberapa pemain baru. James ‘Jamesss’ Chen yang merupakan pemain asal Singapura kemudian diangkat menjadi pelatih. Namun, posisinya kemudian digantikan oleh pemain baru lain.

Duva ‘Rocket’ Devasya dan Zulkarnain ‘Wizzking’ Zulkifli menggantikan posisi dari Jamesss setelah diangkat menjadi pelatih. Selain kedua pemain tersebut, RRQ Hoshi juga mendatangkan beberapa player dari berbagai tim. LJ, Vyn, Xin, dan R7 ikut bergabung dan sudah bermain sejak MPL ID Season 4.

Tiga Kali Juara

Dalam game Mobile Legends di Indonesia, RRQ Hoshi adalah tim yang paling banyak mendapatkan juara. Kemenangan pertama adalah pada MPL Indonesia Season 2. Setelah itu dalam 2 season selanjutnya, tim ini tidak mampu mendapatkan kemenangan lagi. Namun “Sang Raja” membalasnya pada season 5 dan 6.

Faktanya pada MPL Indonesia Season 5 dan 6 RRQ Hoshi mampu memenangi turnamen dan membawa pulang gelar juara. Pencapaian tersebut menjadi yang pertama di Indonesia karena mampu meraih gelar juara dalam 2 season beruntung. Cukup mengejutkan mengingat squad tersebut terbentuk secara tidak sengaja.

Menariknya, 3 kali gelar juara tersebut semuanya dipersembahkan dengan kehadiran Lemon dalam tim. Seperti diketahui bahwa Lemon memang menjadi pemain inti sejak season pertama MPL Indonesia. Sedangkan Liam yang juga sudah bergabung sejak MPL pertama ditugaskan untuk menjadi kapten pada MDL ID.

Liam terhitung mengangkat gelar juara sebanyak 2 kali bersama RRQ Hoshi. Player lain yang juga ikut menyumbangkan gelar juara adalah LJ sebanyak 2 kali. Sebenarnya LJ juga sudah merasakan 3 kali gelar juara. Namun gelar juara pertamanya didapatkan pada MPL Season pertama bersama tim NXL.

Pertandingan Paling Menegangkan

Sejauh ini, mungkin pertandingan paling menegangkan dan paling berkesan adalah pada final MPL Indonesia Season 6. Pada saat ini RRQ Hoshi harus berhadapan dengan Alter Ego yang memberikan permainan cukup menarik. Bahkan gelar juara harus diselesaikan melalui 5 pertandingan dengan saling kejar poin.

Pada MPL Season 6 tersebut, Lemon dkk memiliki perjalanan cukup mulus dengan selalu mendapatkan upper bracket. Beberapa kemenangan beruntun terus diraih untuk menuju babak final. Kemenangan 2-0 atas tim Bigetron dan 2-1 atas Onic Esports membawanya kokoh pada upper bracket.

Pada pertandingan puncak, Alter Ego memberikan perlawanan cukup sengit terhadap “Sang Raja”. Bahkan bertandingan tersebut harus dilakukan selama 5 kali match dengan match terakhir berlangsung lebih dari 40 menit. Kedua tim saling kejar poin kill untuk menentukan gelar juara.

Adegan terbaik adalah ketika Albert, Sang Baby Alien melakukan aksi heroik dengan menghadang serangan Alter Ego kepada base terakhir RRQ Hoshi. Aksi tersebut membuat Alter Ego gagal mengakhiri pertandingan. Bahkan dari aksi tersebut, Alter Ego berhasil terkena comeback dan harus mengakui kekalahan.

RRQ Hoshi memang menjadi salah satu tim esports paling besar di Indonesia. Gelar juara sebanyak 3 kali menunjukkan bahwa squad ini memiliki kapasitas untuk mengusai setiap turnamen. Patut ditunggu kejutan apalagi yang akan dihadirkan selama perjalanan dalam setiap turnamen.