Permainan diciptakan untuk dapat dinikmati oleh semua kalangan dengan berbagai kondisi, tidak terkecuali penyandang disabilitas. Sebagai seseorang yang memiliki keterbatasan, mereka tetap memiliki hak untuk bermain. Banyak manfaat yang dapat mereka rasakan saat dapat melakukan berbagai permainan ini. Selain itu, game yang diciptakan juga dapat mengasah motorik dan kecepatan bergerak mereka.

Anak-anak penyandang disabilitas yang diberikan permainan yang tepat akan mampu mengembangkan otak dan meningkatkan kemampuan mereka. Selain itu, masih banyak lagi manfaat yang akan didapatkan mereka. Apa saja manfaatnya? Yuk ketahui manfaat permainan untuk disabilitas berikut ini.

Manfaat Permainan untuk Disabilitas

  1. Melatih pendengaran

Tidak semua penyandang disabilitas mengalami gangguan pendengaran, namun beberapa dari mereka memiliki kelemahan dalam merangsang suara. Oleh karena itu, permainan sederhana yang memiliki banyak petunjuk berbasis suara akan mampu melatih pendengaran mereka dalam menangkap rangsangan bunyi. Tentu hal ini harus tetap didampingi oleh orang tua saat memainkannya.

Pendengaran yang terlatih ini akan membantu anak-anak untuk mengenali berbagai suara di lingkungan mereka. Pada akhirnya, tidak hanya pendengaran saja yang akan meningkat namun juga rangsangan otak dalam mengenali suatu benda akan dapat berkembang pula. Untuk itu, pilihkanlah permainan untuk disabilitas yang tepat agar mendapat manfaat yang tepat.

  • Melatih kemampuan berkomunikasi

Masalah komunikasi umumnya selalu menjadi momok bagi penyandang disabilitas. Mereka banyak yang mengalami kesulitan dalam berkomunikasi, begitupun dengan orang yang non-disabilitas akan merasa kesulitan untuk menanggapi komunikasi mereka. Untuk itu, memberikan permainan-permainan yang tepat akan membantu mengembangkan komunikasi mereka.

Permainan untuk disabilitas yang dapat melatih kemampuan berkomunikasi ini disesuaikan dengan penderitanya. Misalnya autis, maka permainan yang mengarah ke visual dan tebak-tebakan berupa gambar akan mampu meningkatkan kemampuan komunikasi mereka. Mereka akan dapat menebaknya dengan lebih mudah. Untuk itu, kenali terlebih dahulu disabilitas apa yang dialami oleh seseorang.

  • Melatih koordinasi gerak

Bagi anak-anak dengan gangguan ADHD atau hiperaktif, diketahui bahwa permainan komputer tertentu mampu mengontrol pergerakan mereka sehingga dapat bergerak lebih teratur. Umumnya, mereka hanya memainkan permainan yang menyenangkan. Oleh karena itu, segala permainan di komputer akan membuat menarik perhatian mereka.

Hal ini akan membantu mereka untuk mengontrol pergerakan. Selain itu, anak-anak dengan gangguan hiperaktif juga sulit untuk fokus pada satu kegiatan. Untuk itu, memberikan permainan berbasis komputer yang menarik juga dapat membantu mereka fokus pada satu kegiatan saja.

  • Melatih kemampuan sosial

Kegiatan bermain bagi penyandang disabilitas tidaklah harus dilakukan rumah saja. Sebaiknya mereka juga dipertemukan dengan sesama penyandang disabilitas juga. Kemudian diajak untuk bermain bersama. Hal ini akan mampu meningkatkan kemampuan bersosialisasi dan mengenal orang lain menjadi lebih baik.

Bawalah anak-anak untuk bertemu dengan seumuran mereka, kemudian perkenalkan secara perlahan-lahan agar terbentuk ikatan sosial terlebih dahulu. Selanjutnya, perkenalkan permainan untuk disabilitas yang tepat untuk membantu mereka lebih akrab dan mengenal satu sama lain. Cara ini akan mampu meningkatkan kemampuan bersosialisasi mereka.

  • Melatih fungsi kognitif otak

Beberapa penyandang disabilitas mengalami perkembangan kognitif otak yang lambat. Cara terbaik untuk melatihnya adalah dengan memberikan permainan yang mampu membuat otaknya berpikir keras namun juga menarik. Salah satunya adalah puzzle. Anak-anak yang penderita autis diketahui mengalami perkembangan kognitif yang lambat. Untuk itu, mereka dapat diberikan permainan puzzle ini.

Ketika mereka bermain puzzle, mereka akan tertarik dan tertantang untuk menyatukan gambar. Maka kemampuan berpikirnya akan berkembang dengan baik. Selain itu, permainan ini juga mampu mengembangkan sifat yang tidak menyerah dan fokus pada satu hal.

  • Melatih motorik halus

Bermain tidak hanya mampu mengembangkan koordinasi gerak dan kecepatan bergerak saja, namun juga dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus. Sebagian penyandang disabilitas mengalami kesulitan dalam mengontrol gerakan yang halus dan terkonsentrasi. Oleh karena itu, permainan yang tepat dapat membantu mereka dalam melatih motorik halus ini.

Misalnya saja dengan mewarnai. Mewarnai tidak hanya sesederhana memilih warna saja, namun mereka juga akan mengaplikasikan pada suatu gambar ataupun media. Pergerakan-pergerakan kecil yang dilakukan oleh mereka ini akan mampu mengembangkan kemampuan motorik halusnya.

Banyak sekali manfaat yang didapatkan oleh penyandang disabilitas dengan melakukan permainan-permainan yang tepat. Untuk itu, banyak pengembang game yang menciptakan berbagai macam permainan yang ramah disabilitas sehingga mereka dapat menikmati dan memainkannya dengan nyaman.

Selain dapat dimainkan seorang diri, sama halnya dengan banyak game yang berbasis aplikasi lainnya, permainan ramah disabilitas ini juga masih dapat dimainkan oleh semua kalangan. Apa saja permainan yang ramah untuk penyandang disabilitas? Yuk simak daftar permainan yang sesuai untuk mereka berikut ini.

Daftar Permainan untuk Disabilitas

  1. Tebak Gambar

Meskipun menebak gambar merupakan permainan yang sederhana, namun jenis permainan ini akan mampu meningkatkan kemampuan berkomunikasi bagi penyandang spektrum autisme. Hal ini karena mereka lebih mudah belajar dengan cara visual seperti ini, maka permainan ini cocok untuk mereka. Selain itu, game-game yang berjenis ini juga telah banyak dikembangkan sebagai aplikasi.

Orang tua dapat mendampingi anak-anak mereka saat bermain ini. Meskipun pada kenyataannya mereka harus dirawat dengan cara yang berbeda, namun dengan diberikan permainan ini maka kemampuannya secara perlahan akan berkembang dengan baik.

  • The Last of Us

Salah satu permainan untuk disabilitas yang dapat dimainkan dengan nyaman yaitu The Last of us. Naughty Dog sebagai pengembang game ini telah melengkapi berbagai menu untuk memudahkan penyandang disabilitas dalam bermain. Pada game ini dilengkapi dengan menu Sound Assistance yang dapat dimanfaatkan untuk mengubah petunjuk teks menjadi suara.

Tidak hanya menu pengubah teks menjadi audio saja, namun juga ada fungsi pengaturan warna. Latar tempat game dapat diubah menjadi hitam putih, sedangkan musuh yang ada menjadi berwarna merah. Begitu pula pemainnya diubah menjadi warna biru. Bagi penyandang disabilitas yang mengalami gangguan dalam hal membedakan warna, tentu hal ini akan mempermudah mereka.

  • Puzzle

Bagi sebagian orang permainan puzzle merupakan hal yang mudah untuk dilakukan. Namun, berbeda hal dengan mereka penyandang disabilitas. Puzzle akan membuat kemampuan berpikir mereka berkembang dengan baik sehingga kemauan untuk berjuang akan timbul.

Puzzle ini merupakan permainan untuk disabilitas penderita autis. Mereka yang terkena autis umumnya memiliki kelemahan dalam perkembangan kognitifnya. Untuk itu, cara yang tepat untuk melatih kognitif mereka adalah dengan permainan puzzle dengan gambar yang menarik.

  • Mewarnai

Permainan yang melibatkan banyak warna tidak hanya dapat merekan stress saja, namun juga cocok digunakan sebagai permainan untuk disabilitas. Cara ini merupakan salah satu teknik yang ampuh dalam mengembangkan motorik halus mereka dan juga mengenalkan perbedaan warna dengan mudah. Selain itu, permainan ini juga mampu mengembangkan kreativitas dan daya imajinasi mereka. Mewarnai juga dapat digunakan sebagai sarana untuk menuangkan suasana hati para penyandang disabilitas.