PUBG Mobile kini tengah merencanakan untuk mengadakan kompetisi tingkat dunia. Namun akibat adanya pandemi yang kini belum sepenuhnya belum berakhir, membuat turnamen ini terpaksa harus dialihkan dan berubah dengan sistem online. James Yang, selaku direktur esport kompetisi game kelas dunia satu ini tengah mengusahakan pelaksanaan game tahun ini.

Namun, alih-alih menyebutkan jika situasi dan kondisi belum memungkinkan untuk pelaksanaannya maka kompetisi akan ditunda hingga Desember mendatang. Namun, pada sela waktu final PUBG South Asia, Jame Yang mengumumkan mengenai keputusan yang diambil oleh Tencent guna mengubah kompetisi game secara online melihat kondisi serta batasan saat ini.

Pengubahan pelaksanaan PUBG Mobile World Championship 2020 tersebut juga menuntut adanya perubahan format baru berupa penambahan slot. Pengubahan format tersebut akan memberikan kesempatan pada tim serta negara lain untuk turut serta berpartisipasi pada kompetisi tersebut. Akan tetapi, season Word League tersebut hanya akan menjadi event sendiri.

Kompetisi yang dinamai dengan World League Season Zero tersebut akan dilaksanakan pada 10 Juli hingga 9 Agustus 2020 dengan total hadiah mencapai 850.000 USD serta prize pool, reward dari setiap pertandingan serta gelar MVP. Dari Indonesia sendiri juga terdapat tim yang nantinya akan ikut turut serta dalam turnamen pertandingan PUBG Mobile Mobile World League tersebut.

Direktur Esport Tencent Tetap Ingin Gelar Kompetisi PUBG

Esport kini menjadi salah satu cabang olahraga bergengsi tingkat nasional maupun dunia. Game yang dipertandingkan ialah PUBG. Game ini telah mencetak rekor dengan total pengunduhan mencapai ratusan juta unduhan dalam waktu singkat. Direktur Tencent telah membulatkan tekadnya untuk menghelat pertandingan tingkat dunia game PUBG.

Meskipun saat ini pandemi corona di sejumlah negara memang belum dinyatakan sepenuhnya tuntas. Akan tetapi, kondisi tersebut tidak akan menghalangi pelaksanaan kompetisi bergengsi tersebut. Karena James Yang akan melaksanakannya secara online. Hal tersebut telah diungkapnya dari wawancara bersama dengan Dotesports.

PUBG Mobile sendiri telah menyiapkan ekosistem esports dengan beberapa turnamen tingkat regional yang secara khusus ditujukan untuk para pemain game amatir, semi pro dan juga pemain professional. Untuk melengkapinya maka telah direncanakan turnamen pendukung lainnya seperti Pro Leagues dan juga World Leagues.

Kedua kompetisi tersebut disusun sebagai puncak dari kompetisi PUBG. Rencana pelaksanaan kompetisi PUBG secara online ditakutkan akan berpengaruh pada stabilitas turnamen. Diprediksikan jika dihelat secara online, maka akan muncul masalah seperti gangguan jaringan di antara para peserta.

Penjelasan James Yang, dirinya akan mencari solusi lain untuk pelaksanaan turnamen dan tidak akan membatalkan turnamen PUBG Mobile. Hingga kini jadwal pelaksanaan kompetisi belum mengalami perubahan, namun direktur Tencet tersebut sudah menyiapkan rencana lain jika situasi tidak kunjung membaik.

Mode Baru PUBG Myterious Jungle Tuai Kontroversi

Sementara berbagai pihak disibukkan dengan persiapan pertandingan PUBG tingkat dunia tersebut, Tencent juga tengah mengembangkan game PUBG jadi semakin seru. Salah satunya ialah dengan merilis mode baru, yaitu Mysterius Jungle. Mode ini menyediakan beberapa fitur baru yang belum ada sebelumnya.

Akan tetapi, fakta mencengangkan justru dijumpai disejumlah negara seperti Arab Saudi dan juga Kuwait. Di mana kedua negara tersebut telah memberikan peringatan kepada para para pengguna PUBG Mobile. Update terbaru game tersebut dianggap menimbulkan kontroversi, terutama pada sorotan pemain yang menyembah patung.

Sementara konfirmasi pihak Tencent bahwa mode Myterious Jungle tersebut menjadi mode eksklusif untuk map Sanhok. Pada mode tersebut akan dijumpai berbagai fitur baru seperti jungle food, totems dan juga hot air balloons. Sementara adegan yang dianggap menimbulkan kontroversi ialah mengenai cara player berinteraksi dengan patung totem pada game.

Update mode baru pada PUBG rupanya juga menimbulkan kekecewaan para pemain. Bahkan untuk mengungkapkan kekecewaannya tersebut, terdapat pemain yang dengan sengaja membakar totem pada game tersebut. Setelah pihak Tencent dihubungi oleh Gulf News, pihaknya meminta maaf atas kejadian tersebut dan akan menghapus mode tersebut.

Update mode tersebut terkait dengan pelaksanaan kompetisi PUBG Mobile tingkat dunia nantinya akan kembali ditinjau ulang. Namun, jika mode Myterious Jungle dihapus maka pada turnamen mendatang tidak akan lagi digunakan.

Turnamen PUBG di Indonesia Rebutkan Hadiah Ratusan Juta Rupiah

Dalam rangka ulang tahun HIPMI atau Himpunan Pengusaha Muda Indonesia yang ke 48, para anggota akan menggelar turnamen PUBG yang bertempat di Sahid Sudirman Center. Pada perayaan tersebut juga diadakan penandatangan MoU kerja sama dan juga konferensi pers terkait dengan pelaksanaan PUBG Tournament HUT HIPMI 48.

Dalam konferensi pers tersebut, ketua HIPMI menyampaikan jika acara ini dinilai menjadi salah satu daya tarik anak muda pada zaman millenials seperti ini. Terlebih saat ini telah hadir pengusaha game yang memberikan jaminan menggiurkan serta luar biasa. Permainan game yang dilakukan secara mobile dan menggunakan aplikasi membuat permainan tersebut semakin mudah.

Tambah ketua HIPMI bahwa PUBG Mobile juga ingin dijadikan sebagai salah satu contoh bisnis kepada anak muda, dan menyimpulkan jika bisnis itu sangat banyak jenisnya. Harapan ketua HIPMI ialah anak muda Indonesia tidak hanya menyukai produk luar negeri akan tetapi diharapkan juga bisa membuat game yang setara dengan PUBG.

Terlebih dalam desainnya, mereka mampu memperkenalkan kepada masyarakat dunia mengenai potensi Indonesia seperti pulau-pulau yang masih alami serta kebudayaannya. Pada turnamen PUBG yang diadakan oleh HIPMI tersebut akan memperebutkan hadiah hingga 150 juta rupiah. Pendaftaran peserta bisa dilakukan dari seluruh provinsi di Indonesia.

Untuk pendaftaran peserta yang ingin mengikutinya akan dilakukan secara online mulai 10 hingga 28 Juni 2020 dengan biaya pendaftaran 100.000 per tim. Sementara babak kualifikasi turnamen PUBG Mobile akan dimulai pada 4 Juli hingga 9 Agustus 2020 jika tidak ada halangan.

Untuk babak grand finalnya akan diselenggarakan pada tanggal 15 hingga 16 Agustus 2020. Pertandingan tersebut nantinya akan disiarkan secara langsung dan bisa disaksikan oleh seluruh masyarakat dari Youtube Channel YAMISOK serta HIPMI TV.

Tim Perwakilan Asal Indonesia untuk PUBG World League 2020

Indonesia juga akan turut ikut bertanding pada PUBG World League 2020. Kompetisi tingkat dunia tersebut akan dihadiri oleh pemain professional terbaik di Indonesia. Setelah pungkasan turnamen PUBG Mobile Indonesia, telah keluar tim sebagai juara yaitu Bigetron atau Red Aliens dengan perolehan poin mencapai 233 pada 4 chicken dinner serta 87 kill.

Dari kemenangan tersebut, Bigetron berhasil membawa pulang hadiah sebesar 20.000 USD sekaligus menjadi perwakilan dari Indonesia untuk maju pada PUBG Word Leagues 2020. Diharapkan atas kemenangannya tersebut, tim Bigetron akan mampu membawa Indonesia disorot oleh kancah internasional.

Selain itu, tim lain yang sudah ikut berpartisipasi pada PUBG Pro League 2020 diharapkan juga bisa mengukir prestasi gemilang dan terus meningkatkan skill serta kemampuannya agar bisa bermain semakin professional. Sehingga mereka dapat maju ke pertandingan PUBG Mobile dengan tingkat lebih tinggi di tingkat Asia maupun dunia.